Minggu, 26 Januari2014
HARI MINGGU BIASA III
Yesaya 8:23-9:3
Mazmur 27:1,4,13-14
1 Korintus 1:10-13, 17
Matius 4:12-23 (Matius 4:12-17)
“Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil…”
(Matius 4:17).
RENCANAAllah untuk memberikan sukacita yang besar kepada bangsa-bangsa sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya beratus-ratus tahun sebelum Yesus lahir (Yesaya 9:2). Yesus hidup sebagai penggenapan firman Tuhan di dunia. Maka semua tindakan Yesus didasarkan pada firman Tuhan (Matius 4:14). Kemuliaan dan sukacita yang Yesus wujudkan digambarkan sebagai terang diatas negeri kekelaman (Yesaya 9:1). Yesus berkata, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia” (Matius 4:19). Kita semua diajak untuk berpartisipasi untuk menghadirkan terang bagi dunia ini. Menjadi terang tidak perlu dimulai dari hal-hal yang besar. Seperti Paulus, Ia hanya menegur dan mendamaikan umat Korintus yang berselisih. (1Korintus 1:11)
Yesus menghendaki agar terang diberikan kepada bangsa yang berjalan didalam kegelapan. Kehendak Tuhan harus kita wartakan kepada orang yang belum mengenalNya. Apakah mereka akan menerima atau tidak, sudah bukan menjadi urusan kita lagi. Mewartakan kabar baik tidak hanya melalui kata-kata, namun juga perbuatan dan pikiran. Dan mewartakan Injil tidak hanya ketika kita sedang bersemangat, namun juga ketika kita sedang dilanda kesulitan.[VJs]
Sudahkah kita menjadi terang bagi sesama?
DOA(†)
Tuhan, berilah aku ketekunan untuk mewartakan kabar gembiraMu. Amin(†)




