Jumat, 17 Januari2014
Pw. S. Antonius, Abas
1 Samuel 8:4-7, 10-22a
Mazmur 89:16-17, 18-19
Matius 19:16-26
“Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka”
(1 Samuel 8:7)
BANGSAIsrael lebih memilih seseorang untuk menjadi raja atas mereka daripada Tuhan. Mereka berpikir bahwa raja yang akan dipilihnya itu akan memberikan damai dan kesejahteraan bagi mereka. Mereka MENOLAK Allah untuk menjadi raja mereka meskipun Allah itu maha pengasih dan sanggup untuk menolong mereka. Apabila kita mendengar hal seperti ini, mungkin kita menganggap bahwa bangsa Israel itu bodoh sekali. Allah itu adalah Sang Maha Kuasa dan Sang pengasih namun bangsa Israel lebih percaya kepada seorang manusia sebagairaja atas mereka.
Ironisnya, kita terkadang juga seperti bangsa Israel. Upama,kalau kita lupa atau tidak berdoa sebelum memulai pekerjaan kita, ini berarti kita merasa bahwa diri kita mampu untuk mengatasi masalah kita. Terkadang kita menjadikan teman, sahabat, orang tua, pejabat, dan lainnya sebagai jaminan akan keselamatan kita. Kita lupa bahwa Tuhan Yesus adalah satu satunya yang dapat menjamin keselamatan kita. Maka,kita harus rajin berdoa agar Tuhan Yesus menjadi Raja dalam hidup kita. Bila Yesus menjadi raja dalam hidup kita, Percayalah!!, Ia akan memberikan jalan keluar bagi setiap permasalahan kita. [ARI]
Berapa kali aku berdoa dalam sehari?
DOA (†)
Ya Tuhan, ingatkan aku untuk selalu berdoa kepada-Mu.Amin(†)




