Minggu, 12 Januari 2014
Pesta Pembaptisan Tuhan
Yesaya 42:1-4,6-7
Mazmur 29:1a, 2,3ac-4,3b,9b-10
Kisah Para Rasul 10:34-38
Matius 3:13-17
Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan”
(Matius 3:17)
PADAbacaan Injil hari ini, Yesus ingin mengajarkan kepada kita untuk bisa mendengarkan kehendak Allah di setiap waktu. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita juga berusaha mendengarkan apa yang menjadi kehendak Allah di dalam hidup kita. Allah memberikan panggilan yang berbeda-beda di dalam pribadi kita masing-masing. Ada yang berupa panggilan untuk menjadi Imam, bruder, atau suster. Ada juga yang hidup berkeluarga. Atau bisa juga kita hidup selibat dan aktif di dalam pelayanan komunitas rohani kita. Semua panggilan itu baik adanya.
Jika kita ingin menjadi imam, bruder, atau suster, kita bisa melayani umat Allah dengan lebih dalam. Jika kita ingin berkeluarga, kita bisa membangun keluarga Katolik yang baik. Jika kita ingin hidup selibat dan aktif di dalam pelayanan awam komunitas rohani kita, pelayanan kita bisa lebih terfokus di komunitas kita. Maka dari itu, semua panggilan dan kehendak dari Allah di dalam hidup kita masing-masing semua baik adanya dan pantas untuk dijalani dengan baik.[BE]
Jika kita sering melakukan pelayanan dengan mempersiapkan sebuah acara dan kurang dihargai, apakah kita tetap semangat?
DOA (†)
Ya Tuhan Yesus, berikanlah kami semangat seperti yang ditunjukan Yohanes Pembaptis. Amin(†)




