Kamis,2 Januari 2014
Pw S. Basilius Agung dan
Gregorius dari Nanzianze, UskPujG
1 Yohanes 2:22-28
Mazmur 98:1,2-3ab, 3cd-4
Yohanes 1:19-28
“Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: luruskanlah jalan bagi Tuhan"
(Yohanes 1:23)
SANTO Yohanes Pembaptis hadir untuk membuka jalan bagi Tuhan. Kita mau belajar dari sosok hamba Tuhan yang sederhana dan rendah hati ini, yang memberi kesaksian dan mengajarkan orang banyak untuk datang pada Yesus. Pada saat itu, Yohanes Pembaptis adalah pribadi yang sudah dikenal banyak orang dan dianggap sebagai nabi. Dia mempunyai banyak pengikut dan murid. Banyak orang mencari dia, bahkan para pembesar pun segan kepadanya. Namun yang ia lakukan sangat jauh dari mencari popularitas dan pujian manusia semata. Dia tahu apa yang menjadi visi dan misinya, yaitu membawa Yesus kepada banyak orang.
Sekarang bagaimana dengan sikap kita yang saat ini mungkin Tuhan memberi kepercayaan kepada kita untuk ambil bagian dalam pelayanan? Apakah kita malah terlena dengan popularitas karena semakin dikenal orang, atau malah justru semakin rendah hati dan menyadari bahwa kita bukanlah apa-apa jika Tuhan sendiri tidak berkarya dalam dan melalui hidup kita? Marilah kita sadari bahwa kita hanyalah alat di tangan Tuhan, dan biarlah kita melakukan apa yang Tuhan kehendaki sehingga kita semakin berkenan kepada-Nya. Semua demi kemuliaan Tuhan..[sTF]
Apakah aku melayani Tuhan dengan kerendahan hati?
DOA(†)
Bapa ajarlah aku untuk memiliki kerendahan hati sehingga Engkaulah yang menjadi fokus pelayanan kami.Amin(†)




