Rabu, 27 November 2013
Daniel 5:1-6,13-14,16-17,23-28
MT Daniel 3:62,63,64,65,66,67
Lukas 21:12-19
“Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.”
(Lukas 21:13)
MANAKAH dari dua orang berikut ini yang lebih mudah kita percaya? A selalu berkata setiap hari bahwa ia rajin belajar, namun pada akhir tahun pelajaran, dia tidak naik kelas. Sedangkan B tidak pernah mengatakan bahwa dirinya rajin, namun ia dapat naik kelas dengan nilai memuaskan. Dari ilustrasi ini, kita bisa lihat bahwa perbuatan dapat lebih mencerminkan keadaan yang sebenarnya dibandingkan dengan kata-kata belaka. Yesus berkata bahwa setiap masalah, musibah, penyakit, dan penderitaan adalah kesempatan yang baik untuk bersaksi tentang iman kita (Lukas 21:12-13). Pada saat inilah kita bisa melihat apakah perbuatan kita sesuai dengan iman kita atau tidak. Selanjutnya Yesus menghendaki agar kita fokus untuk bersaksi lewat hidup kita dan membiarkan Tuhan memberikan jalan keluar (Lukas 21:14-15).
Bersaksi harus selalu sesuai dengan kebenaran. Raja Belsyazar berjanji untuk memberikan kekayaan dan jabatan kepada Daniel agar Daniel hanya mengatakan yang baik-baik mengenai teguran Tuhan. Namun Daniel tidak tergoda dan terus bersaksi sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki (Daniel 5:16-17). Jangan biarkan godaan dan tawaran duniawi melemahkan semangat kita untuk bersaksi karena Yesus berjanji, “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Lukas 21:19). [VJs]
Apakah perbuatan kita sudah sesuai dengan apa yang kita imani?
DOA(†)
Tuhan, semoga hidupku bisa memuliakan namaMu. Amin(†)




