Jumat, 22 November 2013
Pw S. Sesilia, PrwMrt
1 Makabe 4:36-37, 52-59
MT 1 Tawarikh 29:10, 11abc, 11d-a2a, 12bcd
Lukas 19:45-48
”Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
(Lukas 19:46)
TUBUH yang sehat adalah anugerah yang begitu luar biasa dari Tuhan yang benar-benar menjadikan kita manusia yang sungguh berdaya guna. Kita dapat melihat betapa indahnya dunia melalui mata atau mendengarkan lagu-lagu populer dengan telinga kita. Sobat ImagoDei, seandainya tidak ada telinga, stasiun radio itu tidak akan ada artinya bagi kita. Seandainya kita tidak dapat berbicara, apakah terbayang betapa sulitnya kita curhat kepada teman kita. Sayangnya, sering kita tidak puas dengan tubuh kita. Kurang cantik lah, kurang mancung lah, terlalu pendek, terlalu kerempeng dan sebagainya. Yang lebih mengerikan lagi, yaitu apabila kita secara sengaja merusak tubuh kita dengan mengkonsumsi narkoba, rokok ataupun hiburan tidak sehat seperti pornografi.
Pada Injil hari ini, digambarkan bagaimana Tuhan Yesus marah dan kecewa bagaimana bait Allah dijadikan tempat berjualan, sedangkan pada 1 Korintus 3:16 dikatakan bahwa kita adalah bait Allah dan roh Allah diam di dalam kita. Tentu dapat dibayangkan betapa kecewanya Tuhan apabila kita merusak bait Allah (tubuh kita). Hendaklah kita meneladani sikap Santa Sesilia yang menjaga tubuhnya sebagai persembahan yang hidup dan berkenan kepada Allah. [718]
Sudahkah aku berusaha hidup kudus?
DOA(†)
Tuhan, bantu aku untuk senantiasa belajar menguduskan tubuhku. Amin(†)




