Minggu, 6 Oktober2013
Hari Minggu Biasa XXVII
Habakuk 1:2-3; 2:2-4
Mazmur 95:1- 2,6-7,8-9
2 Timotius 1:6-8,13-14
Lukas 17:5-10
“…Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
(Lukas 17:10)
SEBENARNYAmanusia cenderung tidak suka diperintah karena seolah-olah ditempatkan pada posisi hamba, rendah, kelihatan bodoh dan tak berdaya. Namun pada hari ini, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita (Lukas 17:7-10) untuk taat dan menjadi hamba secara mutlak kepada Allah, tanpa bertanya-tanya, tanpa berpikir apakah itu masuk akal atau tidak, dan tanpa menimbang-nimbang apakah itu menguntungkan bagi kita atau tidak. Sangat berlawanan dengan saran dunia yang pernah saya dengar “Kalau disuruh seseorang, dipikir dulu, kalau tidak menguntungkan dan masuk akal, ya jangan dilakukan”.
Seharusnya sebagai orang Kristiani, ketaatan kepada Tuhan merupakan suatu gaya hidup. Kita beroleh keselamatan dengan cuma-cuma. Mungkin saat ini Tuhan meminta anda melakukan hal yang tidak menyenangkan, mungkin dalam pelayanan atau kehidupan sehari-hari. Anda mungkin bertanya “Kenapa?”, “Kapan hal ini berakhir?” Percayalah ketaatan pada Tuhan berbuah manis. Jadi seperti apa hamba Tuhan itu? Orang yang cuma berkata “Ya” kepada Tuhan, titik! lalu melakukan segala perintah-Nya [RW]
Apakah aku masih berpikir-pikir saat Tuhan menyuruhku berbuat sesuatu?
DOA (†)
Tuhan, ajar aku untuk bisa taat kepada-Mu dengan ketulusan yang sejati. Amin(†)




