Selasa, 24 September2013
Mazmur 122:1-2,3-4a, 4b-5
Lukas 8:19-21
“Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”
(Lukas 8:21)
BAGAIMANAjika kita dikucilkan karena agama, suku, status sosial atau apapun itu karena adanya perbedaan? Pasti sangat menyakitkantentunya, dan hal ini masih banyak kita jumpai di Indonesia, negara kita tercinta. Masih ada pribadi atau sekelompok orang yang merasa mereka adalah yang paling baik. Sebenarnya tidak ada yang salah saat kita berada dalam suatu lingkungan atau kelompok tertentu. Tapi apakah kita membawa damai di sekitar kita, termasuk diluar lingkungan kita? Atau malah membawa dampak yang tidak baik hingga ada korban, baik harta atau bahkan korban jiwa?
Teman apakah kamu pernah mengalaminya? Ingat teman, Tuhan tidak pernah tidur, sebelum kita mengalami ketidakadilan, Tuhan telah merasakannya terlebih dahulu. Jadilah pembawa visi dan misi yang berpedoman akan kasih baik secara pribadi ataupun kelompok. Kalaupun kita diberi karunia mempunyai kelebihan dari yang lain, itu bonus dari Tuhan, dan jangan itu menjadikan kita sombong. Kapan pun Tuhan mau, Ia bisa ambil semua itu. Tuhan tidak pernah berada dalam suatu kelompok tertentu, ataupun mengkhususkan seseorang, semua sama di mata Tuhan. [W_6nd]
Sudahkah aku menerima sesama-ku tanpa melihat agama, suku, status sosial, dan segala perbedaan yang ada?
DOA(†)
Tuhan terimakasih Engkau menerima aku apa adanya. Amin(†)




