Jumat, 13 September 2013
Pw S. Yohanes Kristostomus, UskPujG
1Timotius 1:1-2, 12-14 Save
Mazmur 16:1, 2a, 5, 7-8, 11
Lukas 6: 39-42
“Jika Kristus besertaku, kepada siapakah aku harus takut?”
~St. Yohanes Krisostomus~
SANTO Yohanes Kritostomus hidup di kota Konstantinopel, ia adalah seorang uskup yang berani menegur mereka yang salah dan berbuat dosa, termasuk sang ratu pada jaman itu, sehingga ia dimusuhi dan akhirnya diusir dari kota itu, ia lalu sakit tapi tetap melayani Tuhan, ia berbahagia karena dapat menderita bagi Yesus. Sang ratu, merasa tidak terima karena ia ditegur, ia bersikap sombong dan merasa berkuasa, merasa dirinya yang paling pintar, paling hebat, dan mengerti segalanya.
Dalam bacaan injil, Yesus meminta kita untuk bersikap rendah hati, tidak sombong, dan tidak menganggap diri kita yang paling benar. “Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?” (Lukas 6:41), Yesus meminta kita untuk tidak menjadi seperti sang ratu, yang terdorong nafsu untuk menghukum dan menghakimi orang lain. Bukalah hati kita agar bisa berbesar hati ketika ada orang lain mengkritik kita. Hendaknya kita menjadi seperti Daud, “Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.” (Mazmur 16:8), Hendaknya kita menjadi rendah hati, mengandalkan Tuhan, dan tidak menghakimi sesama kita. [LH]
Apakah aku siap dikritik dan tetap rendah hati?
DOA(†)
Ajar kami untuk selalu rendah hati dan mau mendengar segala teguranMu. Amin(†)




