Sabtu, 31 Agustus2013
1 Tesalonika 4: 9–11
Mazmur 98: 1, 7–8, 9
Matius 25: 14-30
“Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.”
(1 Tesalonika 4: 9)
KEMBARbukanlah pilihanku. Aku Teri, aku terlahir dengan saudara kembarku Tera. Kami merupakan kembar identik. Tetapi sungguh diherankan, kami benar-benar memiliki sifat yang sungguh berbeda. Seringkali kami memiliki pendapat yang berbeda. Sehingga perbedaan pendapat yang keluar dari kami berdua dapat menimbulkan perdebatan antara kami.
Walaupun kami sering melakukan berdebatan, aku tahu bahwa kami memiliki satu kesamaan. Kami berdua memiliki hobi yang sama. Hobi fotografi inilah yang kami geluti. Kekompakan kami dapat dilihat di sini. Walaupun terlihat kami sering bertengkar, sesungguhnya kami saling menyanyangi satu dengan yang lainnya.
Karena kasih tak perlu tertulis lagi. Aku belajar kasih hanya dari pada-Nya, tidak ada kasih yang lain, selain kasih yang telah diajarkan oleh Allah sendiri. [DVN]
Sudahkah kita mengasihi?
DOA(†)
Ya Allah, biarkan aku belajar mengasihi hanya dari pada-Mu. Amin(†)




