Jumat, 30Agustus 2013
1 Tesalonika 4:1-8
Mazmur 97:1-2b, 5-6,10,11-12
Matius25:1-13
“Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.”
(1 Tesalonika 4: 1b)
AKHIR-AKHIR inidunia semakin ‘gilaaa’ saja. Tidak jarang kita mendengar kasus aborsi bayi yang lahir di luar pernikahan. Ada juga pasangan muda melakukan aborsi ilegal lalu meninggal dunia karena komplikasi tindakan. Bahkan, ada juga remaja yang akhirnya bunuh diri karena malu menanggung kehamilan dari pasangannya yang masih sama-sama belum cukup umur. Dalam bacaan pertama, Paulus menegaskan berkali-kali agar kita lebih bersungguh-sungguh untuk hidup kudus di hadapan Tuhan. Paulus menegaskan agar kita menjauhi segala macam percabulan dan hawa nafsu. Teman-teman, pasti ada dari kita yang saat ini masuk ke masa usis pubertas. Kita mulai naksir sama seseorang, atau bahkan sudah mulai berpacaran. Bagaimanakah hubungan pacaran kita? Apakah kita telah menjadi pacaran yang sehat dan tetap menjaga kekudusan di hadapan Tuhan?
Semoga melalui bacaan hari ini, kita semakin dikuatkan lagi untuk mau hidup kudus di hadapan Tuhan. Tidak hanya menjauhi percabulan dan hawa nafsu saja, tetapi dosa-dosa kecil yang jadi ‘langganan’ kita seperti: nyontek, suka marah-marah, malas-malasan... kita pun harus bisa menjauhi itu semua. Biarlah kita seperti para gadis bijaksana yang tetap menyalakan ‘pelita kekudusan” kita sampai kita menyambut Hari Tuhan. [non]
Maukan kita tetap hidup kudus sampai akhir ?
DOA(†)
Bapa,Putra, dan Roh Kudus, buatlah kami semakin bijaksana menghadapi gejolak masa muda kami. Amin(†)




