Kamis, 29 Agustus 2013
Pw Wafatnya S Yohanes Pembaptis
Yeremia 1:17-19
Mazmur 71:1-2,3-4a, 5-6ab, 15ab, 17
Markus 6:17-29
“Sebab Herodes segan akan Yohanes, karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga menengarkan dia.”
(Markus 6:20)
KADANG dengan berkata jujur, kita tidak selalu akan diterima dengan baik karena banyak orang sudah terbiasa dengan hidup tidak jujur. Bagaimana apabila kita ditegur atau dikoreksi oleh orang lain? Apakah kita marah, kesal, dendam? Dalam bacaan hari ini, Yohanes Pembaptis sampai dipenjara karena telah menegur hal kebenaran soal Herodes salah mengambil isteri. Meskipun ia tahu Yohanes benar, tapi ia tidak dapat membela ‘kebenaran’ itu.
Jangan sampai di dalam diri kita ada Herodia-Herodia kecil di mana kita tahu itu hal yang benar namun kita sakit hati, iri, marah, dendam, kesal. Mari kita minta dari Tuhan pemulihan dan pertobatan hari demi hari agar senantiasa dapat berjalan didalam TerangNya dan berkatNya selalu bersama kita. Pilihan ada ditangan kita sendiri, pilihlah kebenaran yang dari Tuhan Yesus saat kita ditegur, dikoreksi, dan dikritik. Terimalah dengan hati terbuka dan ucapan syukur. A good attitude will bring you far and success in all you do with Jesus at the center of it all.[HT]
Sudahkah kita dengan rendah hati menerima setiap teguran dan kritik?
DOA(†)
Tuhan, tolong aku agardapat bersikap tenang dan positif saat mendapat penolakan atau teguran agar hati ku penuh damai sejahtera dan sukacita Mu. Amin(†)




