Senin, 26 Agustus 2013
1 Tesalonika 1:2b-5,8b-10
Mazmur 149:1-2,3-4,5-6a,9b
Matius 23:13-22
“Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.”
(Matius 23:13b)
HARI ini kita bisa belajar mengenai dua jenis sikap yang berbeda setelah mengerti firman Tuhan. Bacaan Injil menjelaskan sikap para ahli Taurat dan kaum Farisi yang mengerti firman tapi tidak melakukannya (Matius 23:13). Bahkan mereka menggunakan firman untuk kepentingan pribadi (Matius 23: 14-19). Hal ini berbanding terbalik dengan jemaat di Tesalonika. Anggota jemaat menghasilkan perbuatan iman, usaha kasih dan ketekunan pengharapan didalam Yesus Kristus (1 Tesalonika 1:2b) dalam bentuk berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar (1 Tesalonika 1:9). Karya nyata mereka bahkan sampai terdengar ke daerah-daerah lain (1Tesalonika 1:8b).
Seringkali kita bersikap seperti para ahli Taurat dan kaum Farisi. Ketika berada didalam Gereja, pertemuan-pertemuan rohani, dan pelayanan, kita menjadi anak Tuhan yang baik. Tetapi ketika menjalani aktivitas sehari-hari, kita tidak ada bedanya dengan anak dunia. Banyaknya anak Tuhan yang mempunyai “kepribadian ganda” seperti ini bisa menjadi batu sandungan bagi orang lain. Orang yang melihat kehidupan kita menjadi bingung karena kehidupan kita tidak berbeda dengan orang lain sehingga mereka tidak tertarik untuk mengenal iman yang kita anut. Mari kita berubah dari hanya “pendengar firman” menjadi “pelaku firman” lewat pikiran, perkataan, dan perbuatan. [VJs]
Apakah aku sudah menjadi pelaku firman?
DOA(†)
Tuhan, ajar aku untuk menjadi pelaku firman-Mu. Amin(†)




