Kamis, 11 Juli 2013
S. Benediktus, Abas
Kejadian 44:18-21,23b-29; 45:1-5
Mazmur 105:16-17,18-19,20-21
Matius 10:7-15
“... sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu.”
(Kejadian 45:5b)
AWALtahun biasanya identik dengan resolusi, selain pesta, liburan, dan bonus akhir tahun buat yang bekerja. Resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi anak Tuhan yang lebih dashyat lagi, dan sebagainya. Resolusi merupakan salah satu usaha untuk mewujudkan rencana dalam hidup kita. Ending seperti apa yang kita inginkan? Ibaratnya kalau seseorang ingin membangun rumah, dia sudah punya rancangannya dalam bentuk blueprint. Nah, apakah kita sudah punya blueprint untuk hidup kita sendiri? Biasanya kalau mau pergi liburan kita bakal merancang jauh-jauh hari demi kelacaran liburan. Apakah blueprint kita sudah dikonsultasikan ke Tuhan?
Bacaan hari ini membuat saya semakin menyadari lagi arti kalimat rancangan Tuhan mungkin tidak sesuai dengan rancangan kita. Tapi tetap rancanganNya adalah yang terbaik. Andaikan Yusuf tidak dijual, dia tidak akan sampai di Mesir, menjadi kepercayaan Firaun, dan akhirnya menolong keluarganya di saat kelaparan hebat. Tuhan sudah merencanakan jauh ke depan. Jadi apapun kondisi yang kita alami saat ini, cukup percaya saja dengan Dia. Andaikan Tuhan memberi kita tugas, cukup lakukan dengan sepenuh hati. Mungkin memang blueprint yang sudah kita rancang belum sesuai dengan rancangan Tuhan. Tapi yang dari Tuhan pasti terbaik untuk kita. [AW]
Apakah saya benar-benar percaya kepadaNya?
DOA (†)
Tuhan, bimbinglah saya dalam menjalani setiap langkah hidup saya. Amin(†)




