Rabu, 10 Juli 2013
Kejadian 41:55-57; 42:5-7a,17-24a
Mazmur 33:2-3,10-11,18-19
Matius 10:1-7
“…Maka Yusuf membuka segala lumbung dan menjual gandum kepada orang Mesir, …”
(Kejadian 41:56b)
ADAseorang pria yang ramai dan ekspresif. Dia juga terlihat akrab dengan karyawan kantor. Karena saya tidak kenal jadinya saya cuek saja dan kurang ramah ketika dia tersenyum pada saya. Ternyata beberapa waktu kemudian saya mendengar dia memberi kesaksian yang dashyat. Hasil perjuangan hidupnya dalam melawan kanker ginjal stadium empat. Wah saya terinspirasi banget sama dia! Saya menghakimi dia terlalu cepat. Pengalaman ini membuat saya belajar untuk tidak menghakimi orang lain terlalu cepat. Kita tidak tahu mungkin saja suatu saat orang tersebut akan menjadi orang yang membantu atau menginspirasi kita.
Yusuf yang ‘dibuang’ oleh saudara-saudaranya ternyata malah menjadi orang yang berpengaruh di Mesir dan membantu mereka ketika kelaparan. Anak-anak Tuhan memang tidak pernah dibiarkan ‘terlantar’ dan merasa kesepian. Tuhan tetap mengizinkan kita melewati proses yang memang seharusnya dilewati. Namun ketika Tuhan sudah ‘membela’, hasilnya menjadi luar biasa. Hal ini juga berlaku apabila kita berada di posisi yang sebaliknya. Kalau kita berada di posisi yang ‘tertindas’, tetap harus bersyukur dan memuji Tuhan karena rencana Tuhan mungkin bukan rencana kita. Rencana yang membawa hal negatif tidak akan pernah dibiarkan terjadi, terutama kepada anak-anakNya. [AW]
Apakah saya pernah menghakimi seseorang?
DOA (†)
Tuhan, maafkan saya yang telah menghakimi orang-orang di sekitar saya. Amin(†)




