Rabu, 26 Juni 2013
Kejadian 15:1-12,17-18
Mazmur 105:1-2,3-4,6-7,8-9
Matius 7:15-20
“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.”
(Matius7:17)
TEMAN, bagaimana seseorang bisa mengetahui bahwa buah tertentu adalah buah yang baik? Secara umum, untuk jenis yang sama, pilih buah yang lebih berat karena susunan di dalamnya lebih padat, dan kadar airnya juga lebih banyak. Selain itu, buah yang lebih padat adalah buah yang lebih baik, dll. Maka, buah suatu pohon harus diberikan kepada orang lain atau dipetik supaya bisa ditimbang, diraba, bahkan dimakan sebelum mengetahui kualitas dari pohon tersebut.
Melalui bacaan hari ini, kita diajarkan bahwa buah-buah (hasil jerih payah) kita harus dibagikan kepada sesama. Kekayaan, keahlian, kekuatan, dan waktu diberikan Tuhan tidak untuk disimpan bagi diri sendiri. Ingat bahwa pohon tidak memakan buahnya sendiri melainkan membiarkan manusia dan hewan untuk mengambil keuntungan dari dirinya. Dalam kitab Kejadian, kita mengetahui bahwa Abram adalah orang yang mempunyai buah berupa kekayaan yang melimpah (Kejadian15:18). Oleh sebab itu, Abram bingung ketika Ia tidak mempunyai keturunan untuk diwarisi kekayaannya (Kejadian15:2). Abram ingin kekayaannya bisa berguna bagi orang lain. Tetapi Tuhan sungguh baik karena Dia memberikan Abram banyak keturunan untuk merasakan buah dari Abram. [VJs]
Sudahkah kita berbagi kepada sesama apa yang kita miliki?
DOA (†)
Tuhan, kiranya aku dapat berbuah dan buahku dapat dinikmati oleh sesamaku. Amin(†)




