Rabu, 12 Juni2013
2 Korintus 3:4-11
Mazmur 99:5,6,7,8,9
Matius 5:17-19
PADAbacaan Injil hari ini, kita membaca tentang Kotbah Yesus di bukit tentang hubunganNya dengan Hukum Taurat. Yesus berkata bahwa Dia datang ke dunia bukan untuk meniadakan hukum Taurat melainkan untuk menggenapi hukum Taurat. Yesus juga berkata bahwa apa yang ada di dalam hukum Taurat semuanya pasti akan terjadi. Jika ada orang yang meniadakan satu perintah hukum Taurat dan mengajarkannya kepada orang lain, ia akan menduduki tempat paling rendah di Kerajaan Surga, demikian dikatakan oleh Yesus. Sebaliknya jika ada orang yang melakukan dan mengajarkan semua perintah hukum Taurat, dia akan menduduki tempat yang tinggi di Kerajaan Surga. Hukum Taurat juga sebenarnya adalah perintah-perintah yang berasal dari Allah melalui para nabi. Di dalam Perjanjian Lama, hukum Taurat adalah pegangan hidup bagi bangsa Israel pada zaman itu.
Oleh karena itu, sudah seharusnya juga kita mematuhi perintah-perintah Allah yang diberikan sejak zaman Musa. Perintah Allah adalah perintah-perintah utama dan pokok dalam kehidupan kita sebagai umat Kristiani. Dengan menjalankan semua perintah Allah, kita membangun hubungan yang baik dengan Allah dan sesama kita di dunia ini. Pada zaman sekarang banyak orang yang bersaksi dusta kepada sesamanya. Pahdalah menurut perintah Allah, kita dilarang bersaksi dusta kepada sesama. Maka dari itu, sebaiknya dari sekarang kita harus bisa mengikuti semua perintah Allah sehingga hubungan kita dengan Tuhan dan sesama menjadi lebih baik[BE]
Jika kita merasa belum siap mengikuti semua perintah Allah, beranikah kita untuk menjadi siap mengikuti perintah Allah?
DOA (†)
Ya Tuhan Yesus, kuatkanlah diri kami untuk selalu mengikuti perintah Allah. Amin(†)




