Sabtu, 13 April2013
Kisah Para Rasul. 6:1-7
Mazmur 33:1-2,4-5,18-19
Yohanes 6:16-21
“Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya”
(Mazmur 33:18)
ADALAHsesuatu yang normal bukan, kalau kita takut? Takut pas nunggu hasil ujian, takut pas mau interview kerja, dan takut-takut lainnya. Para rasul yang sudah sebegitu dekatnya dengan Yesus pun, ketika diombang ambing ombak dan angin kencang juga merasa takut. Apalagi kita yang sering sekali melupakan Tuhan dan berpegang pada kekuatan sendiri. “Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Aku ini, jangan takut!“(Yohanes 6:20),Itu Tuhan sendiri yang bersabda, masih kah kita mau mengandalkan kekuatan kita sendiri?
Teman, jika kita masih memiliki makanan, pakaian, dan juga tempat tinggal untuk tidur, maka kita lebih beruntung dari kebanyakan orang di dunia ini. Bagaimana rasanya jadi mereka yang hidupnya, berkekurangan? Bagaimana caranya supaya mereka yang berkekurangan dan hidup dalam ketakutan bisa merasakan kasih Tuhan? Kalau bukan kita, siapa lagi yang dapat membantu mereka?
Alangkah baiknya jika kita bisa mencontoh jemaat pertama, zaman para Rasul. Mereka tidak hanya terfokus pada pelayanan doa dan firman saja. Namun juga ada yang mau melayani mereka yang berkekurangan melalui pelayanan ‘meja’, atau pelayanan kebutuhan hidup , lewat bantuan sosial. Berdoalah dan mohon mimbingan Roh Kudus agar kita lebih peka terhadap sesama. Matri kita lakukan dari hal terkecil sesuai kemampuan kita. [LH]
Apakah saya peka terhadap sesama saya?
DOA (†)
Buka hati kami Tuhan, supaya kami peka dan tidak takut untuk menolong sesama kami. Amin(†)




