Senin, 11 Maret 2013
Yesaya 65:17-21
Mazmur 30:2,4,5-6,11-12a,13b
Yohanes 4:43-54
PERNAHKAHteman-teman merasa bersalah lalu sulit untuk melepaskan diri terhadap kesalahan tersebut?Saya pernah mengalaminya. Pada saat itu ada seseorang yang mempercayai saya mengalami suatu musibah. Sayangnya saya tidak melepaskannya dari musibah tersebut tapi membuatnya semakin terpuruk. Tentu saja saya tidak melakukannya dengan sengaja. Walaupun demikian ketika mengingat hal tersebut membuat saya merasa sangat bersalah dan takut untuk maju. Tapi Tuhan sungguh baik karena mengirim orang-orang luar biasa di sekitar saya. Mereka berkata bahwa itu adalah bagian dari proses belajar saya. Kalau saya melakukannya dengan sengaja maka itu yang dashyat.
Bacaan hari ini mengingatkan saya kembali. Di Yesaya Allah berkata bahwa kita jangan mengingat masa lalu kembali. Tapi kita harus terus maju dan bertumbuh demi masa depan. Kalau saja saya terus terpuruk dalam kesalahan tersebut maka saya tidak akan pernah bisa maju dan melihat keindahan rencana Tuhan lainnya dalam hidup saya. Saya akan sulit untuk menerima berkat dan mukjizat Tuhan yang masih menunggu karena merasa tidak layak dan akhirnya menjauhi Tuhan. [AW]
Apakah saya sudah memaafkan diri sendiri dan belajar dari kesalahan tersebut?
DOA(†)
Yesus, terima kasih telah memberikan saya pelajaran yang berharga melalui kesalahan yang pernah kuperbuat. Amin(†)




