Minggu, 10 Maret 2013
HARI MINGGU PRAPASKA IV
Yosua 5:9a,10-12
2 Korintus 5:17-21
Lukas 15:1-3,11-32
PADAwaktu itu saya merusak barang kesayangan milik seseorang. Jujur saat itu rasanya takut diomelin karena orangnya galak dan sempat berpikir untuk pura-pura tidak tahu. Tapi di dalam hati rasanya ngga tenang banget. Akhirnya saya mengakui kesalahan saya kepada orang tersebut dan ternyata ketakutan saya tidak terjadi. Pernahkah teman-teman mengalami hal seperti itu? Kita sudah melakukan kesalahan yang cukup besar namun terlalu takut untuk mengakui kesalahan itu dan akhirnya menjadi gelisah. Wah rasanya hati tidak damai banget yah?
Hari Paskah sudah di depan mata nih. Apakah kita sudah mengakui kesalahan kita satu per satu di hadapan Tuhan? Kadangkala kita merasa Tuhan sudah tahu semua kesalahan kita, jadi tidak perlu menyebutkannya satu per satu. Tapi bila kita tidak mengucapkannya berarti kita belum mengakuinya. Saya pernah punya anggapan seperti itu. Namun ternyata apabila kita benar-benar mengucapkan dan memohon ampun kepada Tuhan rasanya berbeda sekali. Hati terasa sangat ‘plong’.
Kita tidak perlu takut untuk mengakuinya karena Tuhan itu penuh kasih dan dosa-dosa kita sudah dibayar lunas oleh Yesus di kayu salib. Hubungan kita sudah didamaikan dengan Allah (2 Korintus 5:19). Syaratnya adalah : kita mengakui, percaya, dan taat terhadap semua perintahNya. Luar biasa banget yah Tuhan kita? [AW]
Apakah saya sudah siap menyambut hari Paskah?
DOA(†)
Terima kasih Yesus karena telah membuat hidupku menjadi lebih indah dan damai.Amin(†)




