Sabtu, 2 Maret 2013
Mikha 7:14-15,18-20
Mazmur 103:1-2,3-4,9-10,11-12
Lukas 15:1-3,11-32
“Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali”
(Lukas 2:40)
INJIL hariini sudah sering kita dengar dan sangat hafal dengan ceritanya, mengenai anak bungsu yang meminta warisan kepada ayahnya yang masih hidup lalu pergi meninggalkan rumah dan berfoya-foya sampai akhirnya ia jatuh miskin dan sangat menderita. Namun kisah ini berakhir “happy ending”, yaitu si anak bungsu bertobat, kembali ke rumah ayahnya dan rekonsiliasi terjadi.
Kisah ini menggambarkan hidup kita secara umum, yaitu menyalahgunakan hak kita sebagai anak-anak Bapa di sorga yang berbuat sekehendak hati kita, berbuat semaunya bahkan meninggalkan Tuhan. Berkat Tuhan yang diberikan pun kita gunakan untuk memuaskan hawa nafsu kita. Inilah dosa. Tapi puji Tuhan, kita punya Bapa yang sangat baik yang digambarkan melalui perumpaan ini. Bapa selalu menanti kita bertobat dan pulang ke rumah-Nya. Bahkan setelah kita pulang dan bertobat pun Tuhan akan memberikan kita pesta besar untuk menyambut kita.
Inilah Bapa kita yang sungguh baik. Sebesar apapun dosa dan kesalahan kita, asal kita sadar dan mau bertobat maka Tuhan pasti mengampuni dan menerima kembali. Yuuk kita tidak mensia-siakan waktu yang ada untuk bertobat dan berbalik kepada-Nya selama Dia berkenan. [sTF]
Apakah aku sudah sungguh hidup dalam pertobatan?
DOA(†)
Tuhan Yesus ajar kami untuk terus hidup dalam pertobatan dan menghayatinya dengan sungguh sebagai rasa syukur kami. Amin(†)




