Rabu, 20 Februari 2013
Yunus3:1-10
Mazmur 51:3-4,12-13,18-19
Lukas 11:29-32
APA yang terjadi pada Yunus memang sangat luar biasa. Yunus merupakan salah satu nabi yang kemudian disebut-sebut juga di dalam Perjanjian Baru, bahkan dalam Injil hari ini, Yesus sendiri yang mengingatkan mengenai ‘Tanda Yunus’ kepada orang banyak.
Awalnya, Yunus sempat mengingkari panggilan Tuhan. Ia menolak datang ke kota Niniwe untuk mempertobatkan orang-orang di sana. Kisah Yunus yang sangat fenomenal ini, berpuncak ketika Yunus akhirnya harus masuk ke dalam mulut ikat selama tiga hari lamanya dan di situ Yunus mengucapkan doa syukur kepada Allah hingga akhirnya Yunus mau menerima panggilan Allah.
Bagaimanakah dengan kita?Masihkah kita mengingkari atau menolak panggilan Allah? Sebagai contoh yang gampang saja : di saat dalam suatu pertemuan dalam komunitas, bila ada yang menawarkan “Siapakah yang ingin memimpin doa pembuka?” – “Siapakah yang ingin bersaksi tentang kebaikan Tuhan hari ini?” – “Siapakah yang ingin bertugas untuk melayani Tuhan?”... Apakah reaksi kita? Apakah kita dengan berani mau mengangkat tangan dan mengatakan “IYA, SAYA MAU” atau kita malahan menundukkan kepala sambil pura-pura tidak dengar.
Yunus pun yang awalnya ragu-ragu akhirnya dipakai Tuhan secara dahsyat bagi pertobatan kota Niniwe. Kita pun dapat dipakai Tuhan bagi pertobatan orang-orang di sekitar kita, entah keluarga kita, sahabat kita, atau rekan kerja kita di kantor. Kita harus mau dan yakin terlebih dahulu bahwa kita pun dapat dengan dahsyat dipakai Tuhan untuk kemuliaan nama-Nya. [non]
Bersediakah aku dipakai Tuhan untuk pekerjaan tangan-Nya ?
DOA(†)
Yesus Kristus, pakailah aku seturut kehendak-Mu. Amin(†)




