Sabtu, 9 Februari 2013
Ibrani 13:15-17, 20-21
Mazmur 23:1-3a, 3b-4,5,6
Markus 6:30-34
“sebab itu marilah kita, oleh dia, senantiasa, memepersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”
(Ibrani 13:15-16)
KITAanak-anak muda tuh kayaknya masih suka banget ngomong yang enggak perlu contohnya tuh gossip, ngedumel atau marah, ngomong kotor dan lain”. Kita juga kadang males untuk bantuin temen yang lagi susah yang harusnya kita bantuin, tapi gara” ada dendam atau kesel sama dia malah kita isengin atau kita sukur”in. Atau malah kita bantuin tapi sambil ngedumel atau ngungkapin kata” biar jasa kita tuh di inget banget atau mungkin minta imbalan.
Kita sebagai anak Tuhan harusnya sadar dan mau untuk menyenangkan Dia dengan memberikan korban syukur. Karena kita manusia biasa kita cukup kok kasih korban syukur sperti berdoa dan bersyukur kepada Tuhan, memuji Dia lewat lagu” rohani, bukannya negossip atau marah, dan bahkan kita juga harus menolong temen kita. Kita harus lawan rasa kedanginan dan pikiran kita dari si jahat dengan cara menolong temen kita yang lagi susah kalo bisa itu orang yang kita benci sekalipun….. , dan kita harus menolong sesama kita sambil bersyukur karena kita udah bisa kalahin rasa benci kita dan masih di kasih waktu sama Tuhan untuk membantu temen kita yg susah itu.[re re]
Apakah kita sudah memberikan korban syukur dengan kata” yang baik dan menolong sesama sambil bersyukur?
DOA (†)
Yesus, ajariku mengucapkan syukur senantiasa. Amin(†)




