Minggu, 27 Januari 2013
HARI MINGGU BIASA III
St. Angela Merici
Nehemia 8:3-5a,6-7,9-11
Mazmur 19:8,9,10,15
1 Korintus 12:12-30
Lukas 1:1-4; 4:14-21
TEMAN,melalui bacaan hari ini, kita diingatkan bahwa semua hal yang besar dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana. Dosa yang besar biasanya disebabkan karena kita telah memberikan toleransi pada dosa-dosa kecil. Dosa besar Daud membunuh Uria (2 Samuel 11:15) dimulai dari keinginan Daud untuk memiliki Batsyeba (2 Samuel 11:2). Dosa kecil biasanya ditutupi dengan dosa lain supaya tidak terlihat. Namun di kemudian hari, kita akan terperosok ke dalam dosa-dosa besar yang berujung pada kebinasaan.
Sebaliknya, perbuatan-perbuatan baik yang besar dimulai juga dari perbuatan sederhana yang kita lakukan dengan tulus hati. Tuhan Yesus mengumpamakan hal ini dengan pohon besar yang menjadi sarang burung-burung di udara, yang berasal dari biji terkecil yaitu biji sesawi (Markus 4:31-32). Hal-hal kecil seperti sapaan, senyuman, senantiasa menolong, mendoakan orang lain dan lainnya mungkin saat kita melakukannya tidak banyak orang yang menghargai. Tetapi, kita jangan putus asa untuk terus berbuat kebaikan karena suatu saat kita akan terkejut akan dampak besar yang dihasilkan. Hal ini digambarkan dengan seorang penabur benih yang (Markus 4:27). Jadi tugas kita sebagai anak Tuhan adalah tidak mentolerir dosa sekecil apapun dan tetap melakukan perbuatan baik. [VJs]
Bagaimana sikap kita terhadap dosa kecil?Dan apakah kita hanya mau berbuat kebaikan jika dapat dilihat orang?
DOA(†)
Tuhan, ajar aku untuk melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Amin(†)




