(†)
Senin, 31 Desember 2012
1Yohanes 2:18-21
Mazmur 96:1-2,11-12,13
Yohanes1:1-18
TEPAT satu tahun lalu, tepat pada tanggal 31 Desember 2011 di malam tahun baru, saya divonis sakit yang menyedihkan. Sakit apa saya? Saya sakit cacar teman-teman (malu-maluin banget, segede gini masih sakit cacar). Saya semakin galau ketika tahu saya sakit cacar karena 1 Januari esoknya, seharusnya saya terbang ke bali untuk menghadiri pernikahan teman karib saya. Yang semakin membuat “bete” karena secara umum kondisi fisik kita baik, tidak panas, mual, dan sebagainya namun tetap kita harus dirumah karena virus yang dapat menular.Saya kesal, tidak terima dan mangkel akan hal ini karena semuanya menjadi berantakan. Saya telah menyiapkan, telah merencanakan, namun tetap semuanya sia-sia. “Ah...seandainya saya minum vitamin yang telah disediakan minggu lalu, seandainya saya tidur lebih awal sehingga daya tahan saya kuat...”, demikian gumam saya berkali-kali
Dalam kegalauan sambil membaca SMS dari teman-teman saya di Bali yang menceritakan betapa senangnya mereka disana, saya kembali merenungi apa yang terjadi. Manusia dapat merencanakan, namun biasanya ada faktor-faktor yang terkadang kita tidak terpikirkan. Demikian pula dengan rencana dan resolusi kita di tahun baru, pasti juga ada faktor X nya. Teman-teman,di malam tahun baru ini janganlah lupa untuk datang kepada Tuhan dengan segudang rencana dan resolusi tahun baru kita, minta berkat dan urapan daripadaNya, sehingga rencana-rencana kita dapat memberkati orang disekitar kita, membawa kemuliaan bagi namaNya dan membawa kita lebih dekat pada terangNya. Selamat Tahun baru teman-teman! =) [718]
Apakah aku sudah melibatkan Tuhan dalam rencanaku…?
DOA(†)
Tuhan, dengan segala keterbatasanku aku membawa rencanaku kedalam tangan-Mu. Amin(†)




