Rabu, 19 Desember 2012
Hakim-Hakim13:2-7,24-25a
Mazmur71:3-4a,5-6ab,16-17
Lukas1:5-25
ALLAHmenghadirkan masing-masing kita di dunia ini, sudah disertai masa depan yang terbaik bagi kita. Sebagaimana Simson dan Yohanes yang dilahirkan dengan misi khusus mereka, Saya percaya setiap kita mengalami perencanaan Allah yang sungguh baik yang tidak bisa kita pilih sesuka hati kita. Sebagaimana yang saya alami juga.
Memang tidak terasa sudah saatnya saya meninggalkan seluruh keluarga untuk melanjutkan kuliah ke negara lain. Tetapi kata siapa kalau Taiwan adalah pilihan saya? Sejak awal di bayangan saya. Cina adalah tempat ideal karena memiliki koneksi dengan sekolah saya, serta bahasa yang lumayan saya kuasai. Namun kondisi mengarahkan saya kuliah di Taiwan, dimana untuk bahasa dan tulisan saya harus mulai dari nol. Mereka menggunakan tulisan tradisional Mandarin kuno (amat berbeda dari Cina, Singapore, dan Indonesia yang menggunakan bahasa mandarin yang disederhanakan). Untuk urusan kuliah ini saya dipepet “berjalan sendirian bersama Bapa” ..fiuh…hehe
Rencana Tuhan adalah rencana yang benar-benar tidak pernah terpikirkan oleh kita. Kita hanya diminta untuk percaya kalau pada akhirnya, Tuhan selalu beri yang terbaik. [j$]
Percayakah kita akan masa depan yang telah Tuhan sediakan ?
Doa(†)
Bapa, terima kasih telah memperhatikan kami hari demi hari. Amin(†)




