Sabtu, 15 Desember 2012
Sirakh 48:1-4,9-11
Mazmur 80:2ac,3b,15-16,18-19
Matius 17:10-13
“Tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar. Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali”
(Sirakh 48:1.3)
NAMUN apakah segala pelayanan Elia berjalan mulus tanpa hambatan??Kendati semuanya itu bangsanya tidak sampai bertobat, dan tidak menjauhi dosa-dosa mereka, hingga mereka dibuang dari negerinya sebagai tawanan dan dicerai-beraikan di seluruh bumi (Sirakh 48:15). Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka (Matius 17:12).
Lihatlah bagaimana Allah mengurapi Elia, dan ingatlah pula tantangan yang harus Elia hadapi. Apakah kita pernah mengalami hal itu dalam kehidupan? Ketika merasa begitu dekat dengan Tuhan, namun tetap saja masih ada problematika kehidupan yang harus kita hadapi. Tetaplah setia apapun yang kita alami karena ketika Tuhan ada dalam hidup ini, maka ia menyempurnakan segalanya dan tidak pernah sedetik pun akan meninggalkan kita sendirian. “Sepanjang hidupnya ia membuat mujizat, dan malah ketika meninggal pekerjaannya menakjubkan” (Sirakh 48:14).Tuhan akan menyertai hidup kita selama-lamanya seperti apa yang telah dialami Elia. [ew]
Apakah kesulitan hidup kita telah membawa kita semakin dekat pada Tuhan?
DOA (†)
Tuhan mengikuti-Mu bukan berarti hidup ini mulus tanpa hambatan. Biarlah kesulitan yang kami hadapi membuat kami semakin yakin akan kehadiran-Mu yang mampu menyempurnakan segalanya menjadi indah. Amin(†)




