Sabtu, 1 Desember 2012
Beato Dionisius & Redemptus
Wahyu22:1-7
Mazmur95:1-2,3-5,6-7
Lukas21:34-36
“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi..”
(Lukas 21:34)
PADA hari ini kita mengenang Beato Dionisius dan Redemptus. Mereka adalah teladan iman yang menjadi misionaris dan martir di Aceh, Indonesia. Karena panggilan Ilahi yang begitu kuat, mereka meninggalkan karier mereka yang telah mapan dan memasuki kehidupan biara di Ordo Karmel. Dionisius terpanggil menjadi imam, sedangkan Redemptus menjadi bruder yang bertugas sebagai penjaga pintu biara dan koster, penerima tamu dan pengajar anak-anak.Mereka bersaksi mengenai Kristus dengan penuh semangat kendati rakyat Aceh membenci mereka. Disiksa dan dibunuh sebagai martir adalah pemenuhan makna hidup dan bukti kesetiaan Kristus bagi keduanya.
Kedua beato ini merupakan teladan bagi kita yang masih menjalani peziarahan di dunia ini. Mungkin selama ini hati dan batin kita lebih terikat oleh hal-hal duniawi. Alih-alih memikirkan makna hidup, kita malah disibukkan oleh ambisi kita untuk mendapatkan uang, gadget baru, mobil baru, dan hedonisme lainnya yang semakin membelenggu. Yuk kita benahi dan persiapkan hati kita agar lebih terarah kepadaNya.[AB]
Apakah selama ini kita larut dalam pesta pora duniawi dan hidup mengikuti arus jaman?
DOA (†)
Yesus, bantulah aku untuk menemukan makna hidup di dalam Engkau.Semoga aku selalu setia kepada-Mu. Amin(†)




