Jumat, 30 November2012
S. Andreas - rasul
Roma 10:9-18
Mazmur 19:2-3,4-5
Matius 4:18-22
APA yang muncul dibenak mu ketika membaca Roma 10 :14 “Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?”
Ini merupakan tantangan bagi kita murid-murid Kristus yang mendengar panggilan-Nya, siapa lagi kalau bukan kita? Namun sebelum kita melakukannya, Tuhan mengingatkan bagaimana hati kita percaya kepada Tuhan dan mulut kita mengaku keselamatan dari Tuhan. Ini artinya bahwa apa yang kita percayakan dalam hati harus sesuai dengan ucapan kita. Begitu juga sebaliknya apa yang kita ucapakan melalui mulut kita tentang Tuhan, harus seturut dengan kepercayaan yang ada di hati kita(Roma 10:10). Tetapi apakahkita telah berusaha agar sebanyak orang mendengar berita gembira lan percaya kepada Injil dan mengimani Kristis dengan hati dan mulut.Itulah tugas utama para rasul: pergi dan mewartakan Injil, berani mati demi iman, sebagaimana S. Andreas, saudara Petrus, ynag kita peringati hari ini !
Maka dengan demikian, apa yang ada di hati kita, dan yang keluar dari mulut kita harus singkron. Harus sesuai, jangan beda di mulut, beda di hati. Hal ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk kita lakukan, tetapi dengan Firman Tuhan yang mengingatkan, kita akan semakin sadar bagaimana hati dan mulut kita harus sesuai.[gt]
Bagaimana kepercayaan hatiku dan mulutku yang ku gunakan untuk Tuhan?
DOA (†)
Tuhan Yesus, aku mau menjadi murid-Mu yang mempunyai hati yang percaya dan mulut yang mengakui Engkau dan mewartakan. Amin(†)




