Sabtu, 24 November 2012
St. Andreas Dung Lac
Wahyu 11:4-12
Mazmur 144:1,2,9-10
Lukas 20:27-40
SEJAK kecil, semua dari kita memiliki imajinasi tentang surga di dalam otaknya masing-masing. Dulu aku membayangkan surga itu seperti taman yang indah, di mana semua makhluk yang ada di dalamnya bersayap. Namun beranjak dewasa, imajinasi itu mulai luntur. Aku membayangkan surga itu seperti negeri di awan di mana semua penghuninya berpakaian putih, dan Allah Bapa duduk di atas singgasananya. Namun, ketika aku membaca kitab Wahyu hari ini, pemikiranku pun berubah. Bahkan di kitab Wahyu disebutkan ada sosok bermata banyak dan bersayap enam (yang menurutku lebih mirip seperti monster di film Kartun) menjadi penghuni surga.
Apapun pemikiran kita tentang surga, satu hal yang pasti : kita semua pasti ingin pergi ke sana setelah ktia meninggalkan dunia ini. Didalam Kitab Wahyu digambarkan bahwa para malaikat senantiasa hanyalah menyanyikan ucapan syukur dan puji-pujian kepada Allah, tidak ada yang lainnya.
Aku pun menjadi berpikir : sebenarnya konsep surga adalah suatu sukacita abadi. Di mana semua orang tidak memikirkan hal lain kecuali hanya memuji, menyembah, dan bersyukur kepada Tuhan. Dan semuanya itu bisa lohhh kita alami sekarang. Jangan tunggu sampai nanti, tapi mulai saat inipun kita bisa semakin dekat dengan Tuhan melalui pujian penyembahan, doa dan Firman-Nya yang kita baca dan renungkan setiap hari. Kita bisa merasakan ‘surga’ kita setiap hari bila selalu dekat dengan DIA. [non]
Maukah kita merasakan berada di ‘surga’ setiap hari ?
DOA (†)
Yesus Tuhan, aku mau senantiasa memuji dan meyembah Engkau seperti para malaikat di surga. Amin(†)




