Kamis, 22 November 2012
St. Sesilia
Wahyu 5:1-10
Mazmur 149:1-2,3-4,5-6a,9b
Lukas 19:41-44
"kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkaumengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekaranghal itu tersembunyi bagi matamu."
(Lukas 19:42)
DAERAHsekitar rumahku sudah semakin ramai dengan pendatang baru. Pada tahun 1994, waktu pertama kali pindah sangat lah sepi dan penduduk pun jarang. Namun seiring berjalannnya waktu sudah semakin padat penduduk. Yang pada awalnya lingkungan rumah hangat (sesama tetangga saling menyapa) sekarang menjadi cuek. Tak peduli dengan lingkungan sekitar.
Semakin sibuknya seseorang, pasti orang tersebut semakin tidak peduli dengan sekitarnya. Padahal, siapakah orang pertama yang akan menolong kita saat keadaan mendesak? Jawaban pertama sebelum keluarga, pastinya adalah tetangga ataupun lingkungan sekitar kita. Mungkin memang saat ini kita gak perlu bantuan mereka, tapi suatu saat kita sangat butuh bantuan mereka. Orang tua saya selalu menasehatkan, sedikitnya harus menyapa tetangga walaupun hanya di pagi hari.[dvc]
Apakah aku sudah mengenal dan mengasihi sesama di sekitarku?
DOA (†)
Bapa, terima kasih atas berkat-Mu berupa lingkungan yang sangat peduli kepada kami. Amin(†)




