Sabtu, 10 November 2012
St. Leo Agung
Filipi 4:10-19
Mazmur 112:1-2,5-6,8a,9
Lukas16:9-15
“Barang siapa setia dalam perkara kecil, ia setia juga dalam perkara besar”
(Lukas 16:10)
DALAM setiap film, selalu ada yang namanya pemeran pembantu. Mereka bukan bintang utama, dan sering kali hanya muncul kurang dari satu menit dari film tersebut. Bayangkan kalau seluruh film isinya hanya adegan dari pemeran utama, pasti film tersebut rasanya “garing”.
Dalam konteks kehidupan sehari-hari juga sering kita temui para pemeran pembantu ini misalnya tukang bersih-bersih WC, satpam sekolah kita atau tukang kebuh di kompleks rumah kita. Bayangkan kalau tidak ada mereka, apakah terpikir kalau kita harus belajar sambil mengosek WC? Kita juga sering tidak sadar bahwa Ibu kita kerap kali bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, tidur sampai larut untuk membereskan pekerjaan rumah yang belum selesai, ataupun membantu menyelesaikan pekerjaan sekolah kita.
Teman, dalam kehidupan kita, begitu banyak orang-orang yang tidak pernah kita hiraukan, karena kita cenderung hanya peduli pada sesuatu yang besar. Oleh karena itu, baiklah apabila kita mulai merenungi siapa saja ‘pemeran pembantu’ yang begitu setia dan berjasa untuk kita, di rumah, lingkungan sekolah, kuliah dan pekerjaan, karena tanpa peran ‘kecil’ mereka ini, kita mungkin tidak dapat dapat menjadi diri kita yang sekarang. Marilah kita menghargai mereka atas segala kebaikan yang telah mereka beri kepada kita. [718]
Apakah aku mau menjadi aktor kecil bagi orang lain…?
DOA(†)
Tuhan, bentuklah aku untuk mau melakukan pekerjaanku dengan penuh cinta dan mempersembahkannya bagi-Mu. Amin(†)




