Rabu, 24 Oktober 2012
St. Antonius Maria Claret
Efesus 3:2-12
Yesaya 12:2-3,4bcd,5-6
Lukas 12:39-48
SHALOM... Beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman melakukan pembelian tiket onlineuntuk mengunjungi salah satu tempat rekreasi di Jakarta. Ketika kami sudah membayar secara online dan menerima konfirmasi pembayaran dan voucher yang katanya dapat kami gunakan sebagai tiket masuk, kami pun langsung mengeprint voucher tersebut untuk dapat pergi keesokan harinya. Dijalan kami merasa bahwa kami akan mengalami pengalaman tak terlupakan. Namun sesampainya disana, kami sangat merasa kecewa karena kami tertipu dengan pengelola penjualan voucher tersebut, karena ternyata tidak dapat kami gunakan. Kekurang waspadaan kami, membuahkan kami hampir batal untuk menikmati liburan kami dan harus mengeluarkan uang ekstra untuk dapat tetap berekreasi.
Andai saja kami lebih waspada, tentu kami akan lebih berhati-hati membeli tiket online tersebut. Tapi siapa yang dapat mengiranya?Begitu juga dengan yang difirmankan oleh Tuhan melalui injil hari ini. Waspada! Menjadi suatu hal yang harus kita lakukan sebagai anak-anak Allah dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia. Kewaspadaan seperti apa yang diinginkan oleh Tuhan kita? Tentulah kewaspadaan dalam bentuk berbuat baik kepada sesama dan selalu ada bagi sesama kita untuk membantu kapan pun dan dimana pun. Dengan kewaspadaan tentulah kita dapat terhindar dari kemurkaan Tuhan. God Bless![Tmy]
Sudahkah aku siap menanti kedatangan-Nya yang kedua?
DOA (†)
Ya Bapa, bantu kami untuk selalu waspada diri dalam menghadapi dan menantikan kedatangan Tuhan Yesus. Amin(†)




