Jumat, 19 Oktober 2012
Efesus1:11-14
Mazmur33:1-2,4-5,12-13
Lukas12:1-7
DALAI Lama, sewaktu ditanya apakah yang paling membingungkan di Dunia ini? Beliau menjawab: ‘Manusia, karena mereka mengorbankan kesehatannya hanya demi uang dan mengorbankan uangnya demi kesehatan. Selain itu mereka juga sangat khawatir dengan masa depannya sampai dia tidak menikmati masa kini hingga akhirnya mereka tidak hidup di masa depan ataupun di masa kini. Hidup mereka seakan-akan tidak akan mati lalu mereka mati tanpa benar-benar menikmati apa itu hidup.”
Dari seorang yang non Kristen, mampu memiliki pengertian yang amat bijaksana. Bagaimana dengan kita yang adalah anak-anak-Nya?Dengan nyata telah Ia tebus dan jaminkan segala hal di Sorga bagi kita. Coba kita lihat ayat 6 dari injil Lukas. Hari esok selalu akan lebih baik dari hari ini. Buktinya sudah jelas-jelas dipaparkan kalau Tuhan gak mungkin melupakan bahkan meninggalkan kita sedetikpun. Ia selalu memperhitungkan tiap langkah kita sampai bisa menghitung jumlah helai rambut di kepala kita. Please renungkan ayat itu, maka kita akan mengerti seberapa pentingnya diri kita di mata-Nya. [j$]
Kuatir akan masa depan = curiga pada Allah. Pantaskah?
DOA (†)
Tuhan, buatlah kami mengerti bahwa rancangan yang terbaik bagi masa depan kami telah Engkau siapkanbagi kami. Amin(†)




