Selasa, 9Oktober2012
Galatia 1:13-24
Mazmur 139:1-3,13-24ab,14c-15
Lukas 10:38-42
Tetapi Tuhan menjawabnya:”Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”
(Lukas 10:41-42)
KITAseringkali sibuk sendiri dengan segala persiapan kita baik di sekolah, kampus, atau di tempat kerja untuk menjadikan apa yang kita buat tampak sesempurna mungkin. Yang kita lakukan itu bukan suatu kesalahan. Tapi cobalah jangan hanya fokus dengan hasil yang akan terbentuk tapi juga dengan prosesnya. Proses tidak hanya saat kita mengerjakan, tapi juga saat kita duduk diam untuk mendengarkan masukan entah dari guru kita, teman sekolah, sahabt, ataupun orang tua. Saat kita mendapatkan masukan maka akan semakin luas pandangan kita untuk membuat suatu kreatifitas karena kita tidak hanya melihat dari satu sudut pandang saja.
Demikian juga dengan Iman.... Iman tidak akan berkembang jika kita hanya sibuk sendiri dengan hal “yang menurut kita sudah sesuai dengan Firman Tuhan” tanpa mau membuka ruang dalam hati kita untuk melihat dan mendengar dari pengalaman orang lain. Karena dari pengalaman itu, kita bisa mengambil nilai-nilai positif untuk dijadikan bekal dalam perjalanan hidup kita. [W_6nd]
Siapkah membuka hati seluas mungkin untuk menerima masukan dari orang lain walau menyakitkan sekalipun?
DOA (†)
Tuhan fokuskan hatiku hanya pada-Mu, bukalah mata hati dan pemikiranmu terhadap masukan orang lain. Amin(†)




