Rabu, 3 Oktober 2012
Ayub 9:1-12,14-16
Mazmur 88:10bc-11,12-13,14-15
Lukas 9:57-62
HARIini Yesus mengingatkan sekali lagi bahwa pekerjaan memberitakan Kerajaan Allah merupakan sesuatu yang tidak dapat ditunda. Yesus sendiri tidak mempunyai tempat dan waktu untuk beristirahat karena Dia harus bergegas untuk mengunjungi segala tempat agar banyak orang yang diselamatkan.Tetapi mungkin kita masih seperti orang di bacaan Injil hari ini bila diminta untuk mengikuti Tuhan.
Orang pertama adalah orang yang suka menunda. "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." (Lukas 9:58). Kita mempunyai banyak alasan yang harus diselesaikan sebelum mengikuti Tuhan, mementingkan hal lain daripada menyambut ajakan Tuhan. Kedua, adalah orang yang masih ragu-ragu untuk meninggalkan kehidupan lamanya. “Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.” (Lukas 9:61). Kita bimbang karena berbagai konsekuensi yang harus kita tanggung bila mengikuti Dia, seperti dikucilkan teman (dan keluarga) atau tidak bisa lagi melakukan hobi kita yang bertentangan dengan ajaran Tuhan.
Kitab Ayub hari ini berkata bahwa jika kita kerap beralasan untuk menanggapi ajaran Tuhan, bisa jadi kita akhirnya tidak akan selamat. “Jikalau ia ingin beperkara dengan Allah satu dari seribu kali ia tidak dapat membantah-Nya.Allah itu bijak dan kuat, siapakah dapat berkeras melawan Dia, dan tetap selamat?”(Ayub 9:3-4). [VJs]
Apakah kita sudah mempunyai tekad untuk mengikuti Tuhan?
DOA(†)
Ya Allah, sadarkanlah kami untuk segera menanggapi panggilanMu sebelum terlambat. Amin(†)




