Kamis, 27 September2012
St. Vinsensius a Paulo
Pengkhotbah 1:2-11
Mazmur 90:3-4,5-6,12-13,14,17
Lukas 9:7-9
“Kesia-siaan belaka, kata pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia”
(Pengkotbah 1::2)
KALAUkita baca kitab pengkotbah hari ini, kayaknya bikin orang jadi pesimis ya? Semua usaha kita di dunia ini kok jadi sia-sia dan tidak berarti. Boleh dikata itulah nada kitab Pengkotbah! Lalu gak ada gunanya dong kita berusaha dan bekerja keras. Apakah benar demikian?
Sebenarnya firman Tuhan hari ini mau berbicara hal yang lebih penting daripada hanya hal-hal duniawi. Bahwa Tuhan jauh lebih penting dari apapun juga. Segala sesuatu yang kita kejar, impikan maupun kita usahakan memang penting dan perlu bagi kehidupan kita dan itu juga merupakan bukti dari penyertaan Tuhan bagi kita. Namun janganlah hal itu menjadi fokus hidup kita semata-mata, karena keselamatan jiwa kita jauh lebih berharga dari hal yang sifatnya jasmani belaka. Ingatlah bahwa kasih kepada Allah adalah perintah pertama dalam hukum kasih yang diajarkan Tuhan Yesus.
Marilah mulai saat ini dan mumpung kita juga masih muda, kita mau hidup kita seimbang yaitu bekerja, belajar, berusaha keras dan tetap melibatkan Tuhan dalam hidup kita. Kita mau menempatkan Tuhan di posisi utama dan pertama dalam hidup kita. [sTF]
Apakah kita sudah menempatkan Tuhan di tempat utama dalam hidup kita?
DOA(†)
Bapa, ajar kami untuk selalu mengutamakan Engkau dan menepatkan-Mu di tempat pertama dalam hidup kami. Demi Kristus kami berdoa. Amin(†)




