Jumat, 14 September 2012
Pesta Salib Suci
Bilangan 21:4-9 / Filipi 2:6-11
Mazmur 78:1-2, 34-35, 36-37,38
Yohanes 3:13-17
PANTASKAHkita menilai kesalahan orang lain, membicarakan hal tersebut, atau bahkan mengucilkan seseorang dari pergaulan??Begitu mudah melihat keburukan orang lain, seperti halnya peribahasa “gajah di pelupuk mata tidak tampak, namun kuman di seberang lautan tampak”.
Mari kita meneladani Yesus yang rela hadir ke dunia mengambil rupa manusia, menjangkau banyak jiwa, bahkan rela sengsara sampai wafat di salib. Semua itu dilakukan-Nya tanpa memperhitungkan berapa banyak dosa yang telah kita perbuat, namun karena Ia ingin kita semua selamat. Paulus menegaskan bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan kita orang-orang berdosa (1 Tim 1:15) dan menghendaki semua orang diselamatkan (1 Tim 2:4).
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam duniabukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
(Yohanes 3:17)
Hari ini Gereja merayakan Pesta Salib Suci yang merupakan peringatan ditemukannya salib asli Yesus oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung. Pesta ini merupakan ungkapan iman Gereja terhadap salib Yesus sebagai jalan keselamatan. Kita harus bangga akan salib Yesus Kristus sebagai pohon keselamatan, kehidupan, kebangkitan, serta sumber penebusan dan pembebasan kita, dan bersedia juga memanggul salib kehidupan kita.[ew]
Pantaskah kita membalas cinta-Nya di atas Salib Suci dengan menghakimi orang lain?
DOA (†)
Ampuni kami Tuhan yang dengan mudahnya melihat keburukan orang, ataupun membicarakan kekurangannya.Amin(†)




