Senin, 28 Agustus 2012
St. Agustinus
2 Tesalonika 2:1-3a,13b-17
Mazmur 96:10,11-12a,12b-13
Matius 23:23-26
“Celakalah kamu , hai ahli- ahli taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.”
(Matius 23:23)
“JANGANlupa bawa uang kolekte untuk di gereja!”, “ kita harus rajin ke gereja “ kata-kata tersebut terdengar tidak asing di telingaku, karena memang dari kecil keluargaku mendidikku secara katolik. Namun apakah membawa kolekte, menyumbang, rajin ke gereja adalah untuk menunjukkan ke katolikkan kita? atau bahkan sebagai hal yang paling penting?
Kalau jawabannya tidak, lalu apakah lebih baik kita tidak usah ke gereja, tidak usah kolekte, tapi berbuat baik saja?. Bagiku mengikuti Perayaan Ekaristi adalah caraku mengisi semangat dan spiritualku.
SepertiSanto Agustinus yang dulunya tidak mengikuti Tuhan yang kemudian mengikuti uskup dan mengikuti firman Tuhan sampai menjadi pengkotbah ulung. Di bacaan hari ini kita benar-benar ingin diingatkan agar semua hal dalam kehidupan Katolik jangan diabaikan. Baik aktifitas rutin gereja serta penerapan ajaran Kristus dalam kehidupan nyata.[EMK]
Apakah kita sudah menanamkan keadilan, belas kasihan dan kesetiaan dalam kehidupan kita?
DOA (†)
Bapa, aku mau mengikuti-Mu lewat sakramen dan firman-Mu dan menuangkannya dalam kehidupan nyata.Amin(†)




