Yesaya26:7-9,12,16-19
Mazmur102:13-14ab,15,16-18,19-21
Matius11:28-30
SEORANG psikolog (bisa merangkap guru BK) di sekolah saya mengatakan bahwa orang yang masih hidup di dunia ini pastilah punya MASALAH.
Ngomong-ngomong tentang masalah hidup, hari ini Firman Tuhan berbicara bahwa kita bisa datang kepada-Nya menyerahkan seluruh masalah kita sehingga ‘dapat Ia selesaikan’. Coba kita tilik pada tiga kata terakhir.Bagi umat Kristiani,masalah adalah suatu ajang pembuktian dan latihan bagi kita : sejauh mana kita mengandalkan Dia. Benar-benar mengandalkan Dia atau mengandalkan kekuatan diri sendiri.
Sama seperti pengalaman saya yang kelelahan dan tidak punya ide untuk menuliskan renungan ini. Namun, Tuhan bukakan pengertian yang luar biasa atas ayat hari ini. Istilah ‘masalah kita dapat Ia selesaikan’ lebih tepat dengan ‘Kemampuan supranatural-Nya yang membantu kita menyelesaikan masalah’. Hal ini dapat kita nikmati bila kita menyerah sepenuhnya kepada-Nya. Demikian juga dengan saya. Dalam kondisi lelah, Dia sendiri yang memberikan kemampuan kepada saya yang sedang duduk bengong didepan komputer. Namun tanpa sadar posisi saya ini sedang menunggu Dia, sehingga Dia pula yang menggerakan jari-jari saya menyelesaikan renungan ini. Ajaib.Segala hal menjadi ringan oleh karena Dia. [j$]
Masihkan kita mengandalkan pikiran kita dalam mencari solusi sebuah masalah?
DOA (†)
Terima kasih Bapa, Engkau yang mengatur dan menyelesaikan segalanya bagi kami. Semua itu karena nama-Mu yang dahsyat, Tuhan Yesus Kristus. Amin(†)




