Kamis, 21 Juni 2012
Santo Aloisius Gonzaga
Sirakh 48:1-14
Mazmur 97:1-2,3-4,5-6,7
Matius 6:7-15
“AKU anak Raja, Engkau anak Raja. Kita Semua anak Raja”... Siapa yang ingat lagu ini biasanya dinyanyikan di sekolah minggu atau bina iman. Kalau dipikir-pikir kok bisa ya kita sebut diri kita anak Raja? Emang siapa Rajanya? Bacaan mazmur hari ini menegaskan sekali lagi bahwa Tuhan adalah Raja. Dia berkuasa untuk menaklukan segala isi bumi. (Mazmur 97:1-7) Lebih terhormat lagi adalah kita adalah anak-anak Tuhan, yang berarti kita adalah anak Raja. That is amazing.
St. Aloysius Gonzaga yang kita rayakan hari ini, dikisahkan bahwa beliau berasal dari kaum bangsawan. Meskipun demikian, karna cintanya kepada Yesus yang begitu luar biasa, dia memilih untuk tidak menikah dan melayani orang-orang sakit. Ketika satu kota terjangkit sakit-penyakit, St. Aloysius Gonzaga memilih masuk ke dalam kota dan merawat orang-orang yang sakit. St. Aloysius Gonzaga adalah pelindung bagi kaum muda. Ia menjadi teladan kaum muda, yang berani melakukan kebaikan dan juga pelindung bagi para pelajar yang mau belajar dengan keras.
Meskipun kita anak Raja, tetapi bukan berarti kita menjadi seenaknya seakan-akan orang di sekeliling kita adalah bawahan. Tetapi seperti St. Aloysius Gonzaga, meskipun mempunyai gelar bangsawan, mau dengan rendah hati melayani sesama karena cintanya yang besar kepada Yesus. [gt]
Apakah aku adalah kaum muda yang berani melakukan kebaikan?
DOA (†)
Yesus, ajarku agar berani melayani sesama dengan kebaikan. Santo Aloysiusi Gonzaga, pelindung kaum muda, doakanlah kami. Amin(†)




