Rabu, 6 Juni2012
2 Timotius 1:1-3,6-12
Mazmur 123:1- 2a,2bcd
Markus 12:18-27
”Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban” (2 Timotius 1:7)
AYAT di atas mengingatkanku akan kekhawatiran yang akhir-akhir ini sering kualami. Kekhawatiran yang tidak ada gunanya dan hanya membuang-buang waktu, bahkan dapat menimbulkan hal negatif yang lain, misalnya mengganggu emosiku dan berakibat menyakiti perasaan orang lain.
Kekhawatiran dapat melemahkan kita. Setelah melewati semuanya, kita tahu bahwa sebenarnya kekhawatiran kita tidak terjadi. Allah tahu dan selalu melakukan yang terbaik untuk kita. Kita juga harus berusaha tentunya. Setiap kali khawatir, aku berdoa pada-Nya. Aku mengandalkan kekuatan-Nya, bukan kekuatanku atau sesama manusia.
Berkumpul bersama teman-teman seimanjuga sangat menguatkan looohh, misalnya teman-temanku di Persekutuan Doa. Aku juga teringat akan doa ibu rohaniku, bahwa Tuhan sudah ada di masa depan kita dan seharusnya kita tidak perlu khawatirakan hari depan kita. Membaca Firman-Nya setiap hari juga tentu dapat menguatkan kita. So, don’ t worry, be happy... [eS]
Masih aku takutakan masa depanku?
DOA (†)
TUHAN Yesus Kristus, ambillah ketakutanku. Aku serahkan hidup dan cita-citaku ke dalam tangan-Mu.Amin(†)




