Senin, 4 Juni 2012
2 Petrus 1:1-7
Mazmur 91:1-2,14-15ab,15c-16
Markus 12:1-12.
“Lalu mereka berusaha untuk menagkap Yesus, karena mereka tahu bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpaan itu. ”
(Markus 12:12)
Pernah merasakan sakit hati? Kayaknya semua dari kita biasa nya udah pernah mengalami ini. Apalagi sebagai orang muda, pasti kadang-kadang sensitif...hayo ngaku..hehe..
Nah, pernahkah kita merasa sakit hati atau tersinggung pada saat ada orang lain yang menegur kita, karena mungkin kita memang salah. Apakah kita juga gampang tersinggung atau tidak terima dan malah menganggap hal tersbut adalah serangan terhadap kita? Dalam perumpamaan Tuhan Yesus hari ini, Dia menegur kebanyakan orang Yahudi yang menolak teguran dan ajaran Tuhan yang pada masa perjanjian lama dilakukan melalui perantaraan para nabi. Bahkan nabi-nabi yang diutus pun mereka bunuh. Sampai pada saatnya Allah mengutus anak-Nya sendiri pun untuk menyampaikan pengajaran, ternyata ditolak juga. Kurang baik apa ya Tuhan kita?
Memang gak mudah lho menerima teguran dari orang lain, sangat membutuhkan kerendahan hati. Sekarang bagaimana dengan kita? apa masih suka sensi? Gak terima teguran orang lain dan justru marah kepada orang yang menegur kita? Marilah kita belajar rendah hati dan mau ditegur, karena sangat mungkin terjadi pada saat kita ditegur justru Tuhan sedang mendidik, mengajar dan membentuk kita untuk menjadi semakin indah dihadapan-Nya. [sTF]
Apakah aku memiliki hati yang mau diajar dan menerima didikan?
DOA(†)
Tuhan Yesus jadikan hati kami seperti hati-Mu yang rendah hati dan lemah lembut, sehingga kami boleh Kau bentuk sesuai dengan kehendak-Mu. Amin(†)





