Selasa, 8 Mei 2012
SPMaria, Bunda dan Pengantara Rahmat
Kisah Para Rasul 14:19-28
Mazmur145:10-11,12-13ab,21
Yohanes 14:27-31a
MARKUSyang baru lulus kuliah sangat berbangga hati karena langsung diterima bekerja di sebuah perusashaan ternama. Baru beberapa lama bekerja, Markus terlena dengan pekerjaannya bahkan sampai absen pelayanan di gereja dan komunitasnya. Alasannya : “Sorry guyss... Gw ga bisa dateng dulu yaa, kerjaan numpuk nih” atau “Aduhh... Gw cape abiss, tadi bangun subuh, masa sekarang harus pulang malam lagii...”
Hari itu Markus tengah di dalam perjalanan untuk keperluan kantor, ia melihat segerombolan lelaki berdiri di pinggir jalan, ada yang membawa cangkul, palu pemecah batu, dan sebagainya. Mereka adalah buruh ‘lepasan’ yang tak tetap pekerjaan dan penghasilannya. Namun yang membuat Markus terenyuh adalah melihat para buruh tersebut sangat gigih dan bekerja sangat keras untuk penghasilan yang tidak seberapa, sedangkan Markus sendiri; sudah diberikan pekerjaan yang bagus namun masih sering mengeluh, bahkan menjadikan pekerjaannya sebagai alasan untuk absen pelayanan.
Santo Paulus pun meski telah dilempari batu, namun masih pergi ke sana kemari dan tak pernah menyerah memberitakan tentang Yesus. Melalui kisah Santo Paulus dan Markus di atas, hari ini kita mau belajar supaya dalam segala hal kita tetap bersyukur, berhentilah mengeluh!!! Dan yang pasti jangan pernah berhenti melayani Dia dan meninggalkan pelayanan kita baik di gereja maupun komunitas kita dengan alasan apapun, karena Dialah kita ada.... [Pp]
Apakah aku sudah mengucap syukur hari ini ?
DOA (†)
Yesus, ampuni kami bila jarang bersyukur atas apa yang telah Engkau berikan.Bunda Mari, bunda penuh rahmat, doakanlah kami.Salam Maria (3x). Amin(†)




