Kamis, 26 April 2012
St. Vinsentius de Paul
Kisah Para Rasul 8:26-40
Mazmur 66:8-9,16-17,20
Yohanes 6:44-51
“Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga”
(Yohanes 6:51)
ROTI....Semua dari kita pasti tahu dan pernah makan roti, ya kan??
Kita makan roti biasanya untuk sarapan, dan hanya sekedar makanan biasa bahkan hanya selingan saja.
Bacaan injil hari ini berbicara tentang Yesus Tuhan kita yang memperkenalkan diri-Nya sebagai roti, tapi bukan roti biasa, namun roti yang turun dari sorga. Roti bagi masyarakat saat itu adalah makanan pokok sehari-hari yang menopang hidup mereka. Tuhan Yesus menyamakan diri-Nya sebagai roti hidup yang memberi kehidupan. Bagi orang-orang Yahudi saat itu yang mendengar perkataan Yesus tidak mengerti apa maksud-Nya dan hal ini menimbulkan kontroversi. Tuhan Yesus ingin agar kita memakan tubuh-Nya di dalam Ekaristi dimana roti dan anggur yang telah dikonsekrasi oleh imam menjadi tubuh dan darah Kristus. Gereja Katolik melestarikan dan melakukan apa yang Tuhan Yesus kehendaki supaya kita makan tubuhNya setiap kali kita menghadiri Misa kudus, dengan demikian kita benar-benar mengasihi Tuhan dan bersatu dengan-Nya.
Ekaristi adalah bukti cinta Tuhan yang memberikan diri-Nya untuk disantap dalam rupa roti yang memberikan kita kehidupan ilahi. Marilah pada tahun Ekaristi ini kita semakin menghayati kasih Tuhan dengan lebih lagi. [sTF]
Apakah aku mempersiapkan diri setiap kali mengikuti Misa kudus?
DOA(†)
Tuhan Yesus, kami ingin selalu bersatu dengan-Mu dalam Ekaristi kudus. Amin(†)




