Kamis, 19 April 2012
Kisah Para Rasul 5:27-33
Mazmur 34:2,9,17-18,19-20
Yohanes 3:31-36
Saat ujian SMP berakhir, saya memutuskan nonton dengan kawan dan pulang rumah dengan jalan kaki. Ditengah jalan keluar mall, dua orang dengan perawakan seperti preman menghampiri dan menuduh kami telah melakukan pengeroyokan pada anak majikannya hingga luka parah.
Pada awal perbincangan, saya tau ini tipuan tetapi segala usaha yang saya lakukan gagal. Mental saya drop karena apapun yang kami katakan, selalu kalah dan salah. Hal ini mengakibatkan kami digiring masuk taksi. Saya tidak tau kemana akan dibawa tetapi selama perjalanan orang tersebut bertanya ini itu dan berakhir dengan aksi mau melihat dompet dan ponsel saya. Dalihnya mau mencari tanda pengenal dan lainnya. Karena dalam kondisi terpojok, saya biarkan saja perbuatan mereka mengambil semua uang dan ponsel kemudian menyuruh kami turun. Dalam kondisi buruk ini Tuhan tidak kehabisan akal menolong kami, tempat dimana kami diturunkan terdapat warteg yang berisi para tukang yang sedang mengerjakan proyek. Saya meminjam ponsel salah satu dari mereka. Singkat cerita kami tertolong dari situasi yang sangat mencekam, keluarga saya datang menjemput kami.
Dalam kesaksian ini terlihat Tuhan sedang ‘bermain’ dengan saya. Ia tingkatkan iman saya dan kawan saya untuk boleh menyaksikan “kerjaNya”. [j$]
“Berani keluar dari jalur-Nya?”
DOA (†)
Bapa, walaupun iman saya selalu naik dan turun, saya akan terus berterima kasihkarena Engkau selalu ada bersamaku. Amin(†)




