Selasa, 3 April2012
Yesaya 49:1-6
Mazmur 71:1-2,3-4a,5-6ab,15,17
Yohanes 13:21-33,36-38
“Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;”
(Mazmur 71:17)
TEMAN, pernahkah kalian melihat tayangan di televisi tentang bagaimana seekor macan mengejar mangsanya?Disana terlihat kalau pandangan mata macan itu tidak terlepas dari mangsanya. Dia tidak peduli dengan keadaan sekitarnya. Semak-semak, bebatuan, binatang lain tidak dihiraukan demi mencapai tujuannya yaitu menangkap mangsa itu. Hari ini kita bisa belajar dari kegigihan seekor macan dalam mencapai tujuannya.
Kita dipilih Tuhan dengan satu tujuan, yaitu menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada Tuhan sampai ke ujung bumi(Yesaya 49:6). Yesuspun selalu fokus terhadap panggilan-Nya untuk menyelamatkan manusia walaupun Yesus tahu bahwa Yudas akan menyerahkan-Nyadan Petrus akan menyangkal-Nya tiga kali (Yohanes 13:21.38). Yesus tetap fokus walaupun keadaan disekitar-Nya tidak mendukung dan seakan berbalik menyerang Dia.
Marilah kita sadari bahwa Allah tidak menuntut kita untuk menjadi orang yang sukses tetapi supaya kita tetap setia. Mungkin sekarang kita masih sering menjadi “Yudas dan Petrus modern” yang tidak fokus terhadap panggilan kita dan malah jatuh kedalam godaan-godaan duniawi, tetapi kegagalan dapat dipakai Allah sebagai alat untuk memurnikan pelayanan kita sehingga semakin berkenan kepada-Nya. So, don’t ever give up! [VJs]
Hal apa yang sering membuatku melupakan panggilan hidup ku?
DOA(†)
Ya Allah, ajarlah aku setia terhadap panggilan hidupku. Amin(†)




