Selasa, 13Maret 2012
Daniel 3:25.34-43
Mazmur 25:4bc-5ab,6-7bck,8-9
Matius 18:21-35
“Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku?”
(Matius18: 21)
PERNAHKAHkalian merasa sulit mengampuni orang lain? Sebenarnya mengampuni atau memaafkan itu apa sih?
Banyak orang mengira mengampuni berarti melupakan masalah, merelakan kesalahan orang lain, memendam perasaan kesal, atau sesuatu yang kita lakukan untuk orang lain. Tetapi sebenarnya mengampuni itu adalah sebuah perbuatan yang terutama kita lakukan untuk diri kita sendiri tanpa melupakan orang yang menyakiti kita; dengan mengampuni, kita melepaskan diri kita dari amarah dan dendam, bukan melepaskan orang lain dari pikiran kita.
Tentu waktu ikut berperan dalam proses pengampunan. Tetapi seberapa dalamnya pun luka yang telah terjadi, kita tidak akan sembuh sampai kita mengampuni. Mengampuni adalah sebuah keputusan dari hati dan bukan berdasarkan perasaan ataupun pikiran kita. Mengampuni tidaklah mengubah masa lalu, melainkan mempercerah masa depan kita.
Maka dari itu juga, seperti Tuhan sendiri telah mengampuni kita dengan mati di salib, sudah selayaknya kita meneladani Dia dan mengampuni orang yang bersalah kepada kita. [Alw]
Apakah aku sudah mengampuni orang yang bersalah hari ini?
DOA (†)
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk mengampuni orang yang telah melukaiku.Amin(†)




