Senin, 20 Februari 2012
Yakobus 3:13-18
Mazmur 19:8, 9, 10,15
Markus 9:14-29
“Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat”.
(Yakobus 3:16)
GURU sayabaru-baru ini menyiapkan satu soal ujian untuk dua kelas yang berbeda. Ketika kelas pertama selesai ujian, maka guru saya mneghitung kertas soal tadi, dan ternyata kertas soal tersebut hilang satu lembar.
Alhasil ibu guru menanyakan kepada anak muridnya apakah ada yang mengambil atau tidak sengaja terbawa. Namun tak satu pun murid yang mengaku. Sebenarnya saat itu Andi lah yang mengambil kertas soal tersebut karena akan dia berikan kepada ‘sohib’nya Benny di kelas sebelah.
Karena tidak ada satupun yang mau mengaku telah mengambil soal, akhirnya kami semua mendapat nilai nol untuk ujian kami tersebut. Alhasil seluruh kelas gempar dan sangat kesal, apalagi mereka yang telah belajar keras untuk ujian tersebut. Aku pribadi juga teramat kesal pada Andi.
Lewat peristiwa ini aku belajar bahwa kita tidak boleh menjadi orang yang hanya mementingkan diri sendiri. Seperti Yesus yang juga memikirkan nasib umat-Nya hingga Ia rela wafat di kayu salib untuk dosa-dosa kita. [MSB]
Apakah kita sudah membuang sikap egois dalam diri kita?
DOA(†)
Ya Tuhan, jadikanlah aku orang yang mau peduli terhadap sesamaku. Jadikanlah aku pembawa damai-Mu. Amin(†)




