|
Kamis, 2 Februari2012
Pesta Yesus Dipersembahkan di Kanisah
Maleakhi 3:1-4 atau Ibrani 2:14-18
Mazmur 24:7, 8, 9,10
Lukas 2:22-40
“Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya...”
(Ibrani 2:17)
TEMAN, untuk menjadi pemain dari suatu klub sepak bola yang bermainmewakili klub tersebut, tentunya sesama pemain harus berlatih bersama, menjalankan taktik yang sama, menuruti petunjuk dari pelatih yang sama, menaati peraturan pertandingan yang sama, bahkan harus menggunakan seragam yang sama. Ketika seorang pemain mencetak gol, gol yang dihasilkan tersebut bukan hanya untuk dirinya melainkan untukseluruh anggota klub tersebut. Dari semua pemain yang bermain, para pemain cadangan, pelatih, staff, manajemen, bahkan suporter klub turut merasakan kebahagiaan atas terciptanya gol itu.
Bacaan hari ini ingin menunjukkan bahwa Yesus “menjadi sama” dan “mendapatkan bagian dalam keadaan” manusia(Ibrani 2:14). Hal ini ditunjukkan Yesus dengan mentaati tradisi yang dibuat oleh umat manusia, yaitu persembahan anak laki sulung kepada Allah. Kenapa Yesus mau menjadi sama seperti manusia? Supaya ketika Ia berhasil mengalahkan maut, semua manusia di dunia dapat memperoleh bagian dari keselamatan dan kemuliaan yang telah disediakan (Ibrani2:17).Ia harus mengambil peranan sebagai Imam Besar yang mengurbankan diri bagi dosa sesama manusia. Dalam kitab Maleakhi, hal ini dikiaskan dengan “memurnikan dan mentahirkan perak” (Maleakhi3:3).[VJs]
Sudahkah aku bersyukur atas anugerah keselamatan dari-Nya ?
DOA(†)
Ya Allah, ajarlah aku mempersembahkan diriku kepada-Mu sebagaimana Bunda Maria mempersembahkan Kanak-kanak Yesus kepada-Mu. Amin(†)
Sumber: Renungan Harian imagoDei




